You, Me & Her [Part 2]

12

 

 

Tittle    : You, Me and Her [Part 2]

Author : Keroro

Genre  : Romance, sad, comedy (maybe)

FB          : http://www.facebook.com/yessica.sparkyu

Twitter  : @Gaemkeroro

Cast     : Lee Sang Rim

Cho Kyuhyun

Choi Minho

PART 2

STORY BEGIN

“Keadaan semakin membingungkan saat ini. Semua jadi berbeda, antara kamu dan dia.”[Lee Sang Rim]

 

“Mungkin ini benar-benar gila, bahkan aku rela bersikap konyol hanya untuk melindungimu agar selalu berada disampingku.” [Cho Kyuhyun]

 

“Bukankah aku sudah berjanji, berjanji akan membawamu berada di sisiku lagi. Dan aku akan selalu berusaha untuk itu.”[Choi Minho]

 

#Author POV

Keheningan masih menyelimuti di dalam sebuah mobil Audi sport putih yang sedang berjalan menyusuri jalanan Seoul yang cukup padat saat ini. Mereka berdua, Kyuhyun dan Sang Rim hanya saling diam sekarang setelah terjadi adu pembicaraan tadi. Kyuhyun lebih memilih diam menatap lurus kearah jalan dan seolah memikirkan sesuatu yang begitu serius. Tapi ntah apa yang sedang  dia pikirkan saat ini, tentu hanya dia dan Tuhan yang tahu. Berbeda dengan Kyuhyun, Sang Rim sekarang hanya bisa tertunduk lesu dan menggigit bibirnya kuat-kuat untuk mencegah air matanya meluncur dari mata indahnya. Sungguh, ini sangat menyakitkan bagi dirinya. Apakah seperti ini sikap Kyuhyun jika sedang cemburu ??

Tanpa Sang Rim sadari, ternyata mereka telah sampai di tempat parkiran kampus saat ini. Perjalanan menuju kampus kali ini terasa berbeda baginya. Biasanya, perjalanan menuju kampus akan selalu di warnai dengan obrolan dan candaan antara  mereka. Tapi sekarang, hanya ada pembicaraan yang membuat mereka saling canggung dan diam seperti ini.. Dia bingung harus bebuat apa sekarang. Dia sadar, dia tak bisa hanya diam seperti ini. Dia harus segera memecahkan keheningan ini. Sang Rim meletakkan tanggannya di atas lengan Kyuhyun dan menatapnya dengan sendu. Kyuhyun yang berniat untuk membuka pintu mobil langsung terhenti dengan gerakan Sang Rim yang memegang lengannya tadi.

“Oppa… oppa percaya kepadaku kan ?” Kyuhyun menghela napas dan membenarkan letak duduknya kembali.

“Aku tak tahu harus mempercayai pada siapa sekarang. Pada hatiku atau pada dirimu.”

“Oppa..”

“Aku sendiri juga bingung. Saat melihat tatapan matanya saat melihatmu, itu membuatku semakin membecinya dan pikiran curiga selalu kembali memenuhi pikiranku. Namun disisi lain, aku percaya jika kamu akan selalu setia dan tidak akan pernah meninggalkanku” Tatapan Kyuhyun begitu sendu saat berpaling melihat Sang Rim.

“Oppa gomawoyo atas kepercayaanmu padaku. Aku janji, aku tidak akan mengecawakan kepercayaanmu itu padaku oppa. Percayalah, jeongmal saranghaeyo kyuhyun oppa.”

“Nado, nado jeongmal saranghaeyo chagia. Teruslah berada disisiku. Kau adalah sumber energy dalam hidupku. Berjanjilah kau akan selalu menemaniku dan menjalani hari-hari indah bersamaku.” Kyuhyun merengkuh tubuh mungil Sang Rim dan memeluknya lembut.

“Aku janji oppa. Aku akan selalu bersamamu. Disampingmu , dibelakangmu, disekitarmu, dan dihatimu selamanya.”  Setetes air mata berhasil meluncur dari mata indah Sang Rim. Rasa bahagia menyelimuti hatinya sekarang. Sangat bahagia saat mengetahui bahwa Kyuhyun sangat mencintainya dengan sangat tulus. Cukup lama mereka terdiam dengan memeluk tubuh mereka satu sama lain.

“Ehh,, kenapa kau menangis ?? dasar yeoja cengeng.” Goda Kyuhyun saat melepas pelukan mereka dan melihat air mata yang membasahi pipi Sang Rim.

“Mwo ?! apa kau bilang oppa ? yeoja cengeng ? Ih dasar” gerutu Sang Rim

“Ne, buktinya kau menangis. Berarti kau yeoja cengeng kan ?” senyum Kyuhyun menggoda.

“Aishh… aku menangis karenamu oppa, dasar. Walaupun aku yeoja cengeng tapi kau juga mencintaiku kan.” Bela Sang Rim dengan muka yang dibuat-buat cemberut.

“Hahaha…iya kau benar, maaf telah membuatmu menangis chagi dan berhentilah bersikap cemberut seperti itu. Kau tahu, saat melihatmu cemberut seperti itu semakin membuatku gemas untuk mencium bibir mungilmu itu chagi haha.” Kyuhyun tertawa puas saat berhasil mengggoda Sang Rim seperti ini.

“Mwo?! Ishh.. dasar namja mesum. Hilangkan pikiran kotormu itu oppa.”

“Hahaha.. siapa dulu coba yang menggodaku dengan ekspresi cemberut seperti itu hem ? hehe” kekeh Kyuhyun menggoda.

“Baiklah-baiklah aku menyerah.” Kyuhyun tersenyum penuh atas kemenangannya. Sang Rim hanya bisa tertunduk kebawah karena malu dan memainkan arloji cantik yang dia gunakan. Hingga sesaat dia telah mengingat sesuatu bahwa dia harus segera masuk ke kelas.

“ Aish … tu kan kita jadi terlambat masuk kelasnya. Aku harus cepat masuk kelas oppa, hari ini adalah wakyunya Mr. Kim dosen killer itu yang mengajar dan pasti akan ada kuis pagi ini.Aku harus cepat sampai di kelas, Aku duluan yah oppa. Kita bertemu lagi di kantin nanti pas jam istirahat, OK :)” Sang Rim bergegas membuka pintu mobil dan langsung berlari terbirit-birit karena takut terlambat. Seulas senyum terpancar dari bibir Cho Kyuhyun saat melihat tingkah laku kekasih yang sangat dia cintai itu.

“Kau benar-benar membuatku gila Rim-ah. Terkadang kau bersikap selayaknya orang dewasa yang suka sekali mengatur dan terkadang kau bersikap seperti anak kecil seperti saat ini. Kau benar-benar istimewa Rim-ah.” Senyum tak pernah hilang dari bibir Kyuhyun saat membayangkan sosok Sang Rim yang sangat dia cintai.

*******

Jam mata kuliah selesai. Semua murid keluar untuk mencari makan ke kantin atau hanya sekedar mencari udara segar di luar. Kini Sang Rim masih sibuk membereskan buku-bukunya hingga ada seseorang yang datang menghampirinya.

“Noona” Panggil seseorang dari arah belakang. Sontak Sang Rim menengok kearah sumber suara tersebut.

“Minho-ssi, ada apa kau kemari ?” tanya Sang Rim ragu.

“Aku hanya ingin bertemu dengan noona.” Senyum terbit di bibir Minho saat ini. Senyum itu, senyum yang selalu membuat Sang Rim salah tingkah sendiri saat melihatnya.

“Bertemu denganku ? memang ada hal apa kau ingin bertemu denganku ??”

“Aku hanya ingin mengajak noona ke kantin. Aku tadi pagi belum sarapan, apa noona bisa menemaniku makan siang di kantin ?? kita makan bersama, aku traktir noona🙂.” Bujuk Minho pada Sang Rim dengan senyuman manis andalannya.

“Maaf Minho-ssi aku tidak bisa ” Tolak Sang Rim lembut

“Tidak bisa. Noona tidak mau makan siang bersamaku ??

“Bukan begitu Minho-ssi. Tapi aku sudah.. sudah…” sungguh tidak enak hati jika Sang Rim mengatakan bahwa dirinya telah punya janji bersama Kyuhyun.

“Sudah apa ? sudah punya janji dengan chingu noona yang lain ?” Tanya Minho menyelidik.

“Iya. dia sudah punya janji bersama chingunya yang lain. Sang Rim sudah punya janji makan siang bersamaku  di kantin . Apa ada masalah Minho-ssi ?” Kyuhyun muncul tiba-tiba di dekat Minho. Dan itu berhasil membuat Sang Rim dan Minho tersentak kaget atas kehadirannya.

#Kyuhyun POV

Akhirnya jam kuliah selesai juga. Akhh.. capek  dan lapar sekali rasanya setelah mendengar ceramah panjang dari dosen membosankan itu. Aku tahu pelajaran sejarah itu memang banyak ceritanya, tapi apa dosen itu tidak sadar bahwa semua ceritanya itu bikin orang mengantuk dan ingin tidur saja hah. Sungguh membosankan . Oh.. bukankah jam istirahat Sang Rim mengajakku bertemu di kantin untuk makan siang bersama. Aishh…aku hampir lupa, pasti dia sudah menungguku dikantin. Aku harus segera ke kantin sekarang.

Setibanya di kantin, aku langsung mencari sosok Sang Rim yang kucari. Kulihat setiap sudut di kantin ini, tak ada tanda-tanda ada Sang Rim disini. Apa aku temui dia saja di kelas , mungkin dia masih di dalam kelasnya. Yah lebih baik begitu. Aku bergegas melangkahkan kakiku menjauh dari kantin dan pergi menuju kelas Sang Rim. Saat tiba di depan pintu kelas tersebut, aku terdiam seketika saat melihat Minho yang sedang berusaha membujuk Sang Rim menemaninya makan siang di kantin. Sungguh, anak itu membuat emosi ku naik seketika. Kenapa anak itu suka sekali mengganggu Sang Rim. Apakah dugaanku yang dulu benar ? cihh..jangan harap kau bisa mendekati dan merebut Sang Rimku Choi Minho.

“Iya dia sudah punya janji bersama chingunya yang lain. Sang Rim sudah punya janji makan siang bersamaku dikantin. Apa ada masalah Minho-ssi ?” Aku langsung masuk dan memotong pembicaraan mereka di dalam. Kulihat mereka kaget dengan kehadiranku yang secara tiba-tiba. Sekarang aku berdiri di samping Minho dan di depan Sang Rim. Sekilas aku tersenyum pada Sang Rim dan senyum itu langsung hilang kala melihat sosok Minho disampingku.

“Oh hyung, tidak ada masalah apa-apa kok. Tadi aku hanya ingin mengajak Sang Rim noona makan siang bersamaku.” Jelasnya padaku.

“Benarkah ??” tanyaku lagi

“Ne oppa, Minho tadi hanya ingin mentraktirku makan siang saja kok di kantin, ngggak ada masalah lain yang penting.” Sang Rim mencoba membelanya. Rim-ah kau tak perlu berbuat seperti itu chagi.

“Benarkah kau ingin mentraktir makan siang Minho-ssi ??”

“Ne hyung.” Ok. Aku punya ide cemerlang saat ini. Akan aku kerjain kau Choi Minho.hahaha

“Ok. Kajja kita ke kantin sekarang.” Ajakku bersemangat.

“Maksud oppa kita bertiga ??”

“ Ne kita bertiga. Bukankah Minho mau mentraktir makan siang tadi. Kenapa enggak ?” senyum evil kini menghiasi bibirku. Haha… lihat saja kau Choi Minho, akan aku buat kau kesusahaan nanti.
“Minho-ssi kau juga mau kan mentraktirku makan siang ? kau kan orang baik, iya kan ??” bujukku dengan wajah yang kubut semanis mungkin.

“N..ne hyung” haha.. kena kau Choi Minho

“Tu kan Minho aja setuju. Kajja kita ke kantin, perutku sudah sangat lapar rasanya.”

Saat tiba di kantin aku segera mencari tempat duduk yang nyaman untuk duduk kami bertiga. Sang Rim duduk di sampingku sedangkan Minho duduk di depan kami. Mata Minho tetap tak bisa berpaling dari Sang Rim. Dia selalu menatap Sang Rim dan   tersenyum tanpa henti. Dia mencoba mengajak Sang Rim mengobrol tentang berbagai hal yang mampu menarik perhatian Sang Rim. Kau benar-benar pintar Choi Minho. Tak ku biarkan kau mendekati Sang Rimku. Tak kan pernah.

Tanpa pikir panjang aku langsung memesan banyak makanan untuk kusantap siang ini. Jangan kau pikir aku memesan banyak makanan karena aku orangnya rakus, tapi ini semua aku lakukan untuk mengerjai Minho. Akan kubuat kantongnya kering untuk membayar semua makanan yang aku pesan kali ini haha.. rasakan kau Choi Minho.

#AUTHOR POV

 

“Oppa yakin akan makan ini semua ??” Sang Rim menatap tak percaya pada makanan yang telah tersaji dimeja. Meja itu bahkan hampir penuh dengan makanan. Dan dari semua itu adalah makanan yang Kyuhyun pesan. Hanya ada dua piring yang bukan pesanan Kyuhyun yaitu milik Sang Rim dan Minho.

“Tentu saja yakin.” Jawab Kyuhyun mantap

“ Tapi nanti kau bisa sakit oppa jika makan terlalu banyak seperti ini.” Sang Rim menatap ragu pada Kyuhyun

“Benar kata noona hyung. Jangan makan terlalu banyak, nanti kau bisa sakit perut.” Timpal Minho yang semakin membuat Kyuhyun naik emosi.

“Aishh… sudahlah ayo kita makan. Aku sudah sangat lapar .dan jangan khawatir, aku pasti bisa menghabiskan semua makanan ini Atau mungkin aku juga bisa makan dirimu juga Minho-ssi.” Kyuhyun mulai sedikit emosi sekarang.

“Oppa” sergah Sang Rim. Sebenarnya Sang Rim tahu bahwa Kyuhyun sekarang sedang terpancing emosinya. Dia tak bisa berbuat apa-apa ssekarang. Dia bingung sekaligus khawatir.

“Sudahlah nikmati saja makananya. Jangan terlalu banyak bicara dan cepat ayo kita makan. Oh perutku sudah lapar.”

Kyuhyun memakan makanan yang dia pesan itu seperti orang kesetanan. Bahkan dia juga makan sayuran yang  sangat dia benci yang ada pada makanan tersebut. Sedangkan Sang Rim dan Minho hanya bisa menelan ludahnya saat melihat sikap Kyuhyun saat melahap habis semua makanan pesananya. Sungguh diluar normal tingkahnya.

#Kyuhyun Home

#Kyuhyun POV

“Gila. Ada apa dengan perutku ini.” Perutku sungguh terasa sakit dari tadi. Jujur, saat di kantin tadi aku sudah merasakan bahwa peruku sakit. Tapi aku pura-pura baik-baik saja. Bayangkan saja masa aku harus bilang ijin ke toilet karena perutku sakit. Mau ditaruh dimana harga diri seorang Cho Kyuhyun hah ??

“Ini gara-gara Minho sialan itu. Akhh.. perutku.. ” aku hanya bisa berbaring di kasur dan menekuk perutku dalam-dalam untuk menahan sakit perut ini.

“Awas kau Choi Minho. Ini semua gara-gara kau. Tak akan kubiarkan kau bisa mendekati Sang Rimku. Tak kan pernah.” Kata Kyuhyun penuh emosi.

#TBC

Makasih  buat reader yg mau baca, mohon RCL nya ^^

Categories: Fanfiction | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: