Baby, I am Sorry Part 2

baby i am sorry part 2

Tittle    : Baby, I am Sorry [Part 2]
Author : Yessica Sparkyu
Genre  : romance, conflic romance,sad, married life
Cast     :
Choi Siwon
Lee Sang Rim

Sub cast : find to your self

Jika garis takdirku memang seperti ini, mungkin aku akan menerima ini dengan penuh kesabaranku. Namun jika semua ini salah, sungguh tak pantas jika kau melakukan semua itu padaku. [ Lee Sang Rim]

Kebencianku mungkin tak bisa di ukur dengan ukuran apapun, dan semua itu akan semakin bertambah jika ku melihat wajahmu di sekitarku. [SiWon]

STORY BEGIN

AUTHOR POV

Kini tibalah Siwon dan Sang Rim mengucapkan janji suci pernikahan mereka. Awalnya Sang Rim sudah berusaha keras menentang  pernikahan ini. Tapi itu semua percuma. Bisa kalian lihat ,,, ahh mana bisa kalian melihat ? author aja juga gak bisa liat tu pernikahannya bagaimana haha  dibayangin  aja ya #pletakk… kembali ke cerita aja ye hehe.  Sekeras apapun Sang Rim menentang pernikahan ini , toh akhirnya pernikahan ini tetap berlangsung seperti saat ini. Asal kalian tahu, sebelum  pernikahan ini dilaksanakan, Siwon telah membuat perjanjian dengan Sang Rim. Perjanjian nikah kontrak, perjanjian dimana setelah usia pernikahan mereka sudah menginjak tahun ke 2 maka mereka akan bercerai.

“ Siwon-ssi,, sekarang anakku Sang Rim sudah resmi jadi istrimu. Tolong sayangi dia dan cintai dia sepenuh hati. Jaga dia dan jangan buat dia menangis.” Tuan Lee menasehati Siwon dengan menepuk pelan pundak Siwon, sedangkan Siwon hanya  mengganggukan kepalanya pelan.

“ Putri kecil Appa…..(memeluk SangRim sesaat lalu melepaskannya) sekarang kau sudah jadi seorang istri chagi. Kau harus patuh pada suamimu dan melayaninya dengan sepenuh hati. Ingat yang telah diajarkan Eomma  padamu dulu.”

Appa……” Sang Rim menangis sesegukan dengan memeluk erat Appanya. Sungguh berat rasanya bagi Sang Rim untuk berpisah dengan orang tuanya. Apalagi sebentar lagi dia akan menyandang nama sebagai nyonya Choi dan tinggal satu atap dengan namja  yang sama sekali tidak dia cintai. Bukankah semua itu sebuah keputusan yang besar dan berat??

“ Sudah jangan menangis, kau pasti akan bahagia bersama Siwon chagi.” Kata tuan Lee menenangkan Sang Rim, sedangkan Siwon hanya tersenyum kecut melihat semua adegan itu.

Tak berapa lama, segerombolan namja tengah berjalan bersama menghampiri kedua pasang pengantin yang baru saja menikah tadi. Mereka adalah para member Super Junior.

“ Wonie, selamat atas pernikahanmu. Kami harap kalian akan hidup bahagia.” Kata leader Super Junior tersebut memuji.

“ Kalian sangat serasi  dan  istrimu ini juga sangat cantik Hyung. Neomu yeoppo .“

Ucap Donghae dengan senyum manisnya.

“ Kau sungguh beruntung Hyung, andai aku yang menikah pasti akan sangat menyenangkan mempunyai istri secantik SangRim. Aishh….” Ucap Eunhyuk frustasi.

” Menikah saja kau dengan choco kesayanganmu itu hyung,  bukankah kau bilang choco sangatlah cantik dan manis hah! Bhahahaha…..” ucap Kyuhyun dengan tampang evilnya.

“ Aishhh… kalian ini. Bisakah kalian diam hah! Di hari bahagia seperti ini, seharusnya kalian bersikap manis dan ikut berbahagia atas pernikahan Wonie. Bukanya bertengkar sendiri seperti ini.” Kata Yesung menengahi.

“ Ah kau ini sok dewasa sekali Hyung.” Ucap Kyuhyun menyela.

“ Sudah-sudah, kalian ini terlalu banyak bicara. Lihatlah, kedua pengantin kita ini saja malah diam melihat tingkah konyol kalian yang kekanak-kanakan itu. Wonie… Sang Rim… selamat atas pernikahan kalian, kami mendoakan semua yang terbaik untuk pernikahan kalian.” Ucap Leeteuk sebagai leader sekaligus tetua diantara member SuJu lainnya.

“ Terima kasih Hyung.” Siwon hanya menjawab dengan singkat dan terkesan terpaksa, sedangkan Sang Rim hanya tersenyum sebagai jawabannya.

Kini resepsi pernikahan telah usai. Tak banyak yang hadir dalam pernikahan ini. Hanya ada kerabat dekat dan member Super Junior yang hadir. Pernikahan ini pun juga sengaja dirahasiakan dari publik.

SKIP

Siwon POV

@Apartement Siwon

“ Kau, kamarmu ada disana. Cepatlah istirahat! Mulai besok kau harus membersihkan seluruh ruangan apartement ini.” Kataku kentus pada Sang Rim. Dia terlihat kaget dan tak percaya dengan sikapku. Mungkin dia tidak rela bila kuperlakukan seperti itu. Namun akhirnya dia menyerah dan pasrah menuruti perintahku.

“ Baiklah Siwon oppa.” Dia berjalan meninggalkanku menuju kekamar barunya. Sesaat ku perhatikan punggungnya yang sudah menghilang di balik pintu kamar itu. Setelah melihat dia masuk kekamarnya, aku memutuskan juga masuk kekamarku yang berada di sebelah kamar Sang Rim. Kalian pasti bingung dengan situasi ini.  Kenapa  kita tidak tidur dalam satu kamar seperti sepasang pengantin baru  pada umumnya bukan ?? yang benar saja aku mau berbagi ranjang bersama seorang yeoja yang sama sekali tak aku cintai. Bukankah itu akan membuat kita semakin membeci orang tersebut kan. Dan itulah yang membuatku memutuskan bahwa kita tidur di kamar tepisah.

#Pagi harinya……

Oppa, kau sudah bangun ?? makanlah, aku sudah membuatkan pancake untuk sarapan pagi kita.” Sang Rim tersenyum mengajakku sarapan bersama saat melihat aku keluar dari kamar. Namun, aku hanya mengacuhkannya.

“ Aku tidak lapar.” Aku menjawab tanpa melihat kearahnya dan berlalu melewatinya.

“ Apa oppa akan pergi bekerja sekarang ?? makanlah dulu sebelum berangkat.” Katanya sabar.

“ Aku bilang aku tidak lapar !! jangan memaksaku. Kau pikir kau siapa hah! Jangan terlalu ikut campur dalam urusan hidupku. Sudah cukup kau menghancurkan hidupku. kau tahu.” Bentakku terhadapnya yang berhasil membuatnya diam seketika.

“ Jangan lupa kau bersihkan semua ruangan di apartement ini dengan bersih. Aku tidak suka dengan yeoja pemalas dan manja.” Pesanku terhadapnya saat meninggalkannya. Dia terlihat shock karena ucapanku tadi. Tapi aku tak menghiraukannya. Kenapa aku harus menghiraukannya ?

#Sang Rim POV

Apakah nasibku harus seperti ini ? hidup bersama namja yang sama sekali tidak aku cintai. Terlebih lagi namja tersebut sangat membenci kehadiranku disampingnya. Bukankah nasibku ini sungguh malang. Hidup bersama seseorang tanpa rasa cinta maupun kasih sayang melainkan dengan rasa kebencian yang entah berapa besarnya. Sesungguhnya aku sangat takut, takut jika aku tak sanggup menjalani ini semua. Sungguh, sebenarnya aku sakit jika harus menerima semua cacian dan sikap Siwon Oppa  padaku. Tuhan… berilah kekuatan kepadaku untuk menjalani ini semua.

*Beberapa hari kemudian à

#Siwon POV

Aku membuka pintu  dan segera masuk ke Apartement. Sungguh, perjalan dari Taipe sangat membuatku lelah. Ini semua karena kegiatan SJ M yang semakin padat karena akan mulai melakukan  comeback bulan depan. Saat di depan pintu, kulihat Sang Rim tengah sibuk dengan lembaran-lembaran kertas desain baju yang tengah ia rancang. Dia memang seorang desainer muda lulusan universitas ternama di Paris. Masih ingat kan dulu dia sempat tinggal di Paris. Dan sekarang dia bekerja sebagai desainer utama di Hyundai Modeling Style milik ibuku(ngarang abiss hahaha).

Dia masih belum menyadari kedatanganku. Dia memang terlihat serius mengerjakan desain baju yang dia buat. Beberapa saat kemudian dia baru menyadari kedatanganku saat aku berada di dekat pintu  saat melepas sepatuku dan menggantinya dengan sandal rumah.

Oppa…. Kau sudah pulang ?? apa kau sudah makan ?? aku akan menyiapkan makanan untukmu.” Dia menghampiriku dan bermaksud untuk membawakan tas ransel yang kupegang namun aku segera menepis tangannya.

“ Aku sudah makan di luar. Lain kali kau tak perlu melakukan ini.” Kataku dingin sedangkan dia hanya diam dengan perlakuanku ini.

“ Baiklah,, apa kau mau mandi ?? biar ku siapkan air hangat untumu oppa.” Dia kembali tersenyum padaku.

“ Kau tak perlu melakukan itu semua. Aku bisa sendiri. Bukankah sudah sering kukatakan, jangan terlalu ikut campur dalam kehidupanku. Kau harus sadar diri siapa dirimu nona Lee.

Kau itu hanya seseorang yang tidak berguna yang telah menghancurkan kehidupanku. Kehadiranmu sungguh membuatku menderita, kau tahu. Dan kuperingatkan lagi padamu. Jangan bersikap sok manis lagi padaku. Karna itu semua malah membuatku muak padamu.” Aku pergi meninggalkannya ke dalam kamar. Sekilas kulihat dia masih berdiri membatu di tempat dia semula. Matanya berkaca-kaca saat ku tinggal pergi tadi. Saat aku sudah berada di dalam kamar, kudengar dia juga masuk ke dalam kamarnya.

#Sang Rim POV

Aku sudah tak sanggup lagi menahan rasa sedihku selama ini. Air mataku tak bisa kubendung lagi. Sikapnya yang dingin selama ini padaku sungguh begitu menyakitkan bagiku.

“ Kenapa dia perlakukanku seperti ini ?? sebegitu bencikah dia padaku ?? tapi aku juga korban dalam perniakahan ini sama seperti dia. Tapi kenapa dia selalu menyalahkanku dalam pernikahan ini.” Batinku sambil terisak.

“ Tidak, kau harus berpikir positif Sang Rim. Mungkin dia masih terpukul dengan pernikahan ini. Mungkin dia belum terbiasa.”  Hiburku pada diriku sendiri.

SKIP

Seperti biasanya aku selalu menyiapkan sarapan pagi untuk kami berdua. Walaupun selama ini dia tidak pernah sama sekali maumakan masakanku, aku selalu memasak dan menyiapkan untuknya.kuharap dia mau memakannya walaupun hanya sedikit, tapi dia selalu menolak dan mengabaikannya. Aku melakukannya semua ini karena selalu teringat dengan nasehat eomma dan appaku . mereka bilang, seorang istri harus tetap patuh dan melayani suaminya dalam keadaan apapun, senang, sedih, maupun marah. Aku selalu menyiapkan makanan, menyiapkan air hangat untukmandi, menyiapkan baju, membersihkan kamarnya dan semua keperluan yang dia butuhkan lainnya.  Yahh… itulah kegiatanku sebelum berangkat kerja dan setelah pulang kerja. Tentu capek, tapi aku mencoba bersabar.

# To Be Continue…….

Makasih dah mau baca

RCL Please ^^

Categories: Fanfiction | Tags: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: